Saturday, December 23, 2006

Malam berkabut, dingin bermuara
Diantara untaian kaki kaki lelah
Berselimutkan dingin
Bayanganmu mendekap
Menciumi tanganku, dahi dan telingaku
Bisikan lembutmu hangat
Tapi malam tersenyum ramah
Di balik bulan yang berkabut
Seperti mengerti sendiri kesendirianku saat ini
Membela cinta yang tak mungkin terhayat lagi
Aku pergi
Karena aku mencintaimu
Bahagialah harimu
Damailah cintamu

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home